Simak Video Penjelasan Kepala BKPSDM Soal Pelantikan Pejabat Lingkup Pemkot Palopo

by

VIDEO.TEKAPE.co – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palopo, Farid Kasim Judas SH M.Si (FKJ), memberikan penjelasan mengenai pelantikan dan pengambilan sumpah bagi pejabat pimpinan tinggi pratama, administrasi dan jabatan pengawas lingkup Pemerintahan Kota Palopo, Rabu, 10 Juli 19, yang dilakukan di Ruang Palopo, Kantor Walikota Palopo.

Pelantikan itu, tercatat sebanyak 151 pejabat mengalami pergeseran. Pimpinan Pejabat Tinggi Pratama (PPTP) sebanyak 9 orang, Pejabat Administrator Eselon III sebanyak 55 orang, dan Pejabat Eselon IV sebanyak 87 orang.

 

BACA JUGA:
Sejumlah Mantan Aktivis IPMIL Protes Mutasi Pejabat yang Dilakukan Judas

 

Kepala BKPSDM Kota Palopo, Farid Kasim Judas SH M.Si, menjelaskan, ada 10 orang ASN yang dilantik sebagai Pimpinan Pejabat Tinggi Pratama atau setingkat kepala dinas.

Ini merupakan uji kesesuaian job fit yang dilakukan Pemerintah Kota Palopo melalui BKPSDM beberapa bulan lalu, dengan menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Itu dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil.

”PP Nomor 11 tahun 2017 menjelaskan tentang lama masa jabatan di setiap instansi paling lama dua tahun, harus dievaluasi,” ungkap FKJ-sapaan akrabnya-.

Untuk 55 pejabat administrasi eselon III terdiri, ada pejabat yang dipromosi dan adapula yang dilakukan penyegaran.

Alasannya sama, yakni telah berada di posisi jabatan saat ini selama dua tahun lamanya.

Ada juga diantara 55 orang pejabat administrasi eselon III yang dilakukan pembinaan dengan melihat kinerja berdasarkan masukan dari setiap pimpinan di instansi masing-masing. Juga berdasarkan hasil kedisiplinan, etika dan moralitas sebagai PNS.

Sementara 87 pejabat eselon IV yang dilantik, ada beberapa yang dipromosi dari jabatan fungsional ke eselon IV atau jabatan pengawas. Ada juga yang digeser dalam rangka pemantapan jabatan.

Untuk lebih jelasnya, bisa simak video penjelasan FKJ di atas. (*)